Manajemen kandang Ayam Broiler | www.agrinak.com

Manajemen kandang Ayam Broiler

Kandang ternak merupakan unsur penting dalam usaha peternakan ayam broiler. Kandang ayam potong ini dipergunakan mulai dari awal hingga masa akhir. Pada prinsipnya, kontruksi kandang yang baik adalah kandang yang sederhana, biaya pembuatan murah, dan memenuhi persyaratan teknis.

Perkandangan merupakan hal yang sangat penting, lebih-lebih kandang ayam potong merupakan tempat untuk memelihara intensif. Maka untuk memberi keselamatan dan kenyamanan hidup diperlukan kandang yang higienis. Kandang ternak higienis adalah kandang yang tidak lembab dan tidak menimbulkan penyakit. Penyebab utama kelembaban adalah karena  dalam ruang kandang tidak mendapat sinar matahari sehingga kontaminasi penyakit mudah timbul, padahal penyakit sangat berpengaruh terhadap berhasil tidaknya usaha yang dikelola. Maka untuk menghindari kegagalan dalam usaha untuk pembiakan, kandang harus benar-benar diperhatikan.

Kepadatan Kandang ayam broiler

Penerapan kepadatan kandang ayam pedaging saat ini sangat bervariasi, namun kepadatan maksimum yang dianjurkan 34 ekor/m². Dari segi kenyamanan ternak maka kepadatan kandang yang baik adalah yang masih memungkinkan ayam melakukan hal-hal seperti mudah menjangkau tempat pakan dan minum dengan jarak tidak lebih dari 4 m, melakukan kebiasaan yang normal misalkan mengepakkan sayap, mandi debu dan berpindah dari suatu tempat yang sesak ke tempat yang lebih longgar. tentunya ukuran kandang harus menyesuikan bentuk dan kepadatan ternak.

untuk kepadatan kandang ayam broiler yang baik, idealnya adalah:
Minggu ke 1 Jumlah ayam 30 - 50 ekor/m2
Minggu ke 2 Jumlah ayam 20 - 25 ekor/m2
Minggu ke 3 Jumlah ayam 10 - 20 ekor/m2
Minggu ke 4 Jumlah ayam 8 - 10 ekor/m2
Minggu ke 5 Jumlah ayam 6 - 8 ekor/m2

Jenis Kandang Ayam Broiler

Bentuk kandang sebenarnya dapat dibangun sesuai selera dan kebutuhan peternak. Kandang ayam broiler yang biasa dipergunakan antara lain:

Kandang Ren

Kandang ayam broiler yang mempunyai halaman pengumbaran sehingga ayam dapat bergerak dengan bebas. Sistem kandang ini mempunyai dua bagian, yaitu bagian kandang utama dan umbaran. Keuntungan sistem ren adalah ayam akan mendapat cahaya matahari lebih, dan ayam bisa mendapatkan tambahan pakan dari bagian umbaran. Kerugiannya antara lain penyakit akan dapat menyebar secara cepat dan ayam yang produktif serta yang kurang produktif sulit dibedakan.
kandang ayam model umbaran (ren)

Kandang Cage

Bangunan kandang ayam pedaging ini berbentuk sangkar berderet menyerupai batere dan alasnya dibuat berlubang (bercelah). Keuntungan sistem ini adalah tingkat produksi individual dan kesehatan masing-masing terkontrol, memudahkan tata laksana, penyebaran penyakit tidak mudah. Kelemahan sistem ini adalah biaya pembuatan semakin tinggi, ayam dapat kekurangan mineral, sering banyak lalat.
kontruksi kandang ayam broiler model cage

Kandang Litter

Merupakan kandang yang menggunakan litter sebagai alas kandang. Keuntungan sistem ini adalah biaya relatif rendah, menghilangkan bau kotoran, jika litter kering, pembuangan kotoran lebih mudah. Kekurangannya adalah penyebaran penyakit lebih mudah, pengawasan kesehatan lewat kotoran sulit diamati.
kandang ayam pedaging dengan alas (litter)


    Kandang Panggung

    Sistem ini biasanya dibuat diatas kolam ikan. Bahan yang biasa digunakan untuk alas lantai adalah bambu yang dipasang secara berderet agar ayam tidak terperosok. Kelebihannya adalah sisa pakan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan, penyebaran penyakit relatif rendah. Kekurangannya jika jarak pemasangan bambu untuk alas terlalu lebar, akan dapat mengakibatkan ayam terperosok, biaya pembuatan relatif mahal.
    kandang panggung ayam potong


    Berdasarkan pada sistem lantai, ada dua macam sistem lantai kandang ayam broiler yang biasa digunakan di Indonesia yaitu lantai rapat (sistem litter/postal) dan lantai berlubang. Kandang dengan sistem alas berlubang terdapat pada kandang baterai. Kandang baterai bisa dibuat dari bahan kayu, bambu atau kawat. Adapun kebaikan kandang sistem baterai adalah lantai kandang selalu bersih karena kotoran jatuh ke tempat penampungan, peredaran udara lebih lancar, dapat menampung ayam lebih bamyak, pengontrolan terhadap penyakit lebih mudah dan dapat menekan kemungkinan timbulnya penyakit coccidiosis, serta konversi pakan lebih baik. Penggunaan kandang sistem baterai memerlukan biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan kandang sistem litter memerlukan penanganan ekskreta secara serius serta dapat menyababkan lepuh dada dan cacat kaki. 

    Pada lantai rapat (sistem litter), litter yang biasa digunakan adalah tatal, serbuk gergaji, hancuran tongkol jagung, hancuran kulit kacang, hancuran batang tebu dan beberapa material lainnya yang mempunyai daya absorbsi. Sistem kandang baterai bertujuan agar ayam tidak terlalu banyak mengeluarkan tenaga, dengan demikian energi dimanfaatkan untuk metabolisme tubuh ayam pedaging.
    Untuk masalah biaya pembuatan kandang tentunya menyesuikan uang yang ada, akan tetapai jangan mengurangi kualitas kandang yang anda buat untuk ayam anda. berbagai cara bisa anda lakukan untuk menghemat biaya membuat kandang.

    2 komentar:

    1. Kayaknya kurang lengkap kalau punya peliharaan ayam hias dengan sangkar biasa, mau sangkar yang luar biasa bisa melalui nomor ini gan 0816684161 sangkarnya keren" dari Jepara langsung

      BalasHapus
      Balasan
      1. sangkarnya bagus bagus di blog agan, tapi masa iya ayam broiler pake kandang begituan. tuh yang mau sangkar yang bagus langsung nego aja. semoga laris gan, goodluck :)

        Hapus