4 Tips Memulai Usaha Peternakan Kambing Agar Usaha Makin Untung | www.agrinak.com

4 Tips Memulai Usaha Peternakan Kambing Agar Usaha Makin Untung

Kebutuhan kambing baik daging kambing maupun susu kambing untuk konsumsi semakin besar. Apalagi sebagai negara yang masyarakatnya banyak memeluk agama Islam, kebutuhan kambing untuk hari besar, aqiqah maupun pesta-pesta sangat banyak. Jika Anda termasuk orang yang tertarik untuk terjun di usaha ini, ada baiknya Anda mempelajari dulu tips memulai usaha peternakan kambing agar Anda makin untung. 

Baca Ini Dulu Sebelum Memulai Usaha Peternakan Kambing 

Selama ini kambing secara tradisional dan rumahan telah menjadi ternak yang dimiliki dan diusahakan banyak rumah tangga - rumah tangga petani di desa. Ternak kambing adalah termasuk tabungan atau investasi bagi rumah tangga petani, yang bisa dijual kapan saja saat mereka punya hajat atau kebutuhan. Memelihara kambing bagi petani adalah sambilan, di sela-sela usaha sektor pertanian yang mereka tekuni. Selain modalnya kecil, resiko usaha peternakan kambing tidak terlalu besar. 

Jika Anda adalah seorang pemula dan bukan berprofesi sebagai petani, beternak kambing tidak semudah yang dibayangkan. Kambing membutuhkan pakan yang mudah tapi juga susah diproduksi masal. Tidak seperti sapi yang bisa diberi konsentrat atau pakan pabrikan. Itu baru satu kesulitannya, masih ada banyak kesulitan yang lain dalam beternak kambing. Karena itu pelajari dulu tips memulai usaha peternakan kambing dibawah ini. 

1. Fokus Pada Satu Jenis Kambing

Tips memulai usaha peternakan kambing yang pertama, sebaiknya fokuslah pada satu jenis kambing. Misalnya jenis kambing jawa, kambing etawa atau peranakan etawa, domba, domba garut, dan sebagainya. Masing-masing jenis kambing membutuhkan perawatan dan perlakuan berbeda. Demikian juga analisis usaha peternakan kambing, tidak sama antara satu jenis kambing dengan kambing lainnya. Karena itu fokuslah dan pilih jenis kambing mana yang Anda ingin kembangkan.

2. Pelajari Kondisi Wilayah Anda

Peternakan kambing membutuhkan pakan yang memadai. Pakan kambing tidak seperti ternak lainnya yang bisa dibeli secara massal. Jika sapi dan unggas serta ternak lainnya banyak disuplai oleh pakan pabrikan, tidak demikian dengan kambing. Kambing membutuhkan pakan dedaunan segar dan tidak sembarangan. Karena itu tips memulai usaha peternakan kambing salah satunya adalah pastikan wilayah tempat usaha Anda memiliki ketersediaan pakan kambing yang melimpah dan mudah mendapatkannya. 

3. Pelajari Pasar Anda

Tips memulai usaha peternakan kambing berikutnya adalah pelajari pasar atau siapa konsumen Anda. Jangan sampai Anda memulai usaha peternakan tanpa tahu kemana Anda akan menjual produk Anda. Usaha peternakan adalah usaha makhluk hidup yang memiliki batas waktu serta haus selalu diberi pakan. Pakan menghabiskan 70 % ongkos produksi. Jika Anda tidak bisa menjual produk Anda, maka Anda tidak hanya susah untung, tetapi malah bisa rugi. 

Anda bisa mempelajari rantai penjualan ternak kambing, mulai dari peternak, pengepul, pasar hingga konsumen langsung. Jika Anda menjual produknya, misalnya pada susu kambing etawa Anda juga harus tahu dan memastikan siapa yang akan membeli produk susu kambing Anda. Jika perlu, buatlah kontrak usaha dengan pembeli yang pasti, agar Anda terbantu dan memiliki jaminan pasar yang pasti. 

Artikel Menarik lainnya
4 Jenis dan Harga Kambing Etawa Terupdate
5 Khasiat & Manfaat Susu Kambing Etawa, Susu Sehat Tidak Bikin Alergi
Prospek & Peluang Bisnis Susu Kambing Etawa dan 4 Tips Meningkatkan Bisnis Agar Semakin Besar

Dengan fokus pada salah satu jenis kambing, maka Anda semakin bisa fokus pada usaha peternakan, perawatan, pencegahan penyakit, hingga pemasaran kambing Anda. Tips memulai usaha peternakan kambing sebenarnya tidaklah sulit jika Anda telah memahami ketiga hal diatas. Peternakan kambing memang bisa dimulai dengan modal kecil dan tidak membutuhkan perhatian yang terlalu besar. Anda juga bisa mempelajarinya sambil jalan. Tetapi kesungguhan, fokus dan kerja keras tetap dibutuhkan.

0 komentar:

Poskan Komentar