Seleksi dan Pemilihan Bibit / Bakalan untuk Usaha Ternak Sapi, Kambing, Domba Potong

Dalam usaha ternak potong baik sapi, kambing maupun domba untuk tujuan pembibitan maupun penggemukan, faktor bibit atau bakalan sangat menentukan keberhasilan usaha. Bibit atau bakalan yang memenuhi kriteria yang ditentukan sesuai tujuan usaha akan memberikan hasil yang optimal.

Usaha breeding (pembibitan) :
Dalam usaha breeding (pembibitan), kualitas induk dan pejantan yang digunakan sangat berpengaruh terhadap keturunan yangdihasilkan. Untuk itu maka perlu dilakukan :
a. Pemilihan breed / bangsa pejantan dan betina yang akan digunakan dalam breeding. Bangsa yang digunakan harus sesuai dengan tujuan usaha, karena secara genetik, kemampuan ternak bervariasi. Misalnya sapi untuk tujuan memproduksi daging, berbeda untuk tujuan kerja, tujuan produksi susu dan sebagainya. Domba untuk tujuan produksi wool tidak sama dengan domba untuk tujuan produksi daging. Selanjutnya dalam memilih breed, penting juga memperhatikan besar kecilnya ukuran tubuh ternak, terutama dalam usaha kawin silang, jangan sampai menimbulkan kesulitan pada saat beranak karena kesalahan dalam memilih pejantan sehingga berakibat berat lahir anak terlalu besar.
b. Melihat catatan silsilah / pedigree. Catatan mengenai prestasi tetuanya : berat lahir, berat sapih, Average Daliy Gain (ADG), berat umur 1 tahun,dll.
c. Penilaian bentuk luar (dengan judging). Dalam judging, ada bagian-bagian tubuh ternak yang mendapat penilaian lebih tinggi sesuai dengan tujuan.
Pemilihan induk berdasarkan penampilannya :
a. Berpostur tubuh baik
b. Ambing baik
c. Bulu halus, mata bersinar
d. Nafsu makan baik
e. Tanda-tanda berahi teratur
f. Sehat dan tidak cacat
g. Umur siap kawin (+ 2 tahun, untuk ternak sapi)
Pemilihan pejantan berdasarkan penampilannya :
a. Postur tubuh besar, dada lebar dan dalam
b. Kaki kuat, mata bersinar,
c. Bulu halus
d. Testis simetris dan normal
e. Sex libidonya tinggi (agresif)
f. Responsif terhadap induk berahi
g. Sehat dan tidak cacat
h. Umur dewasa ( >2 tahun,untuk ternak sapi)
Usaha fattening (penggemukan)
Dalam usaha penggemukan, bakalan yang akan digemukkan harus cocok untuk iklim tropis. Syarat-syarat bakalan yang baik antara lain adalah :
a. Umur : 1.5 – 2.5 tahun (laju pertumbuhan tinggi, efisien dalam penggunaan pakan)
b. Jenis kelamin : jantan lebih cepat pertumbuhannya daripada betina
c. Kesehatan : (sehat, kulit lentur dan bersih, mata bersinar, nafsu makan baik)
d. Kondisi fisik : (badan persegi panjang, dada lebar dan dalam, temperamen tenang, kondisi sapi boleh kurus tetapi sehat, pertumbuhan kompensasi)
e. Bangsa : mudah beradaptasi dan genetiknya baik.