5 Kerbau Perah Terpopuler

Kerbau pada umumnya dipelihara oleh petani-peternak kecil dan digunakan sebagai ternak kerja dan tujuan kedua sebagai penghasil susu dan daging. Jumlah kerbau di dunia berkisar 126 juta ekor, yang 122 juta ekor diantaranya dipelihara di negara-negara berkembang di Asia, antara lain Bangladesh (0,5 juta), Burma (1,9 juta), Daratan Cina (30,1 juta), India (60,7 juta), Indonesia (2,3 juta), Iran (0,2 juta), Pakistan Barat (11,3 juta), dan Thailand (5,5 juta).

Sekitar 40 % jumlah kerbau di Indonesia dipelihara di pulau Jawa, dengan pemilikan rata-rata 2 ekor per peternak kerbau. Hanya sekitar 5 % populasi kerbau di Indonesia merupakan kerbau perah yaitu jenis kerbau sungai (river buffalo), sedang 95 % populasi kerbau merupakan kerbau kerja yang merupakan jenis kerbau lumpur (swamp buffalo). Kerbau perah di Indonesia banyak diternakkan di daerah sekitar Medan, Sumatera Utara. Kerbau ini berkembang di daerah Medan karena diternakkan oleh bekas pekerja perkebunan keturunan India.

Baca juga :

Yang termasuk bangsa kerbau perah diantaranya adalah :

Kerbau Murrah

Kerbau Murrah adalah salah satu bangsa kerbau yang banyak diternakkan di Indonesia, khususnya di daerah sekitar Medan Sumatera Utara



Kerbau Nili

Kerbau Nili adalah kerbau keturunan kerbau Murrah yang hidup di daerah lembah sungai Sutley di Pakistan. Nili berarti biru yang mencerminkan warna sungai Sutley



Kerbau Ravi

Kerbau Ravi adalah kerbau keturunan kerbau Murrah yang hidup di daerah Ravi di Pakistan. Ravi sering disebut sebagai bangsa Sundal bar. 



Kerbau Kundi

Kerbau Kundi pada mulanya diketemukan di daerah Shindi sehingga dikenal sebagai Shindi Murrah. Nama Kundi bermula dari istilah yang ditimbulkan oleh adanya bentuk tanduk kerbau ini yang mirip dengan bentuk pancing.



Kerbau Surti atau Surati

Kerbau Surti atau Surati adalah bangsa kerbau perah yang sangat dikenal didaerah Gujarat, negara bagian Bombay di antara sungai Mahi dan Sabarmati. Kerbau Surti dikenal sebagai penghasil susu yang baik.