7 Metode dan Uji Kualitas susu fermentasi

Parameter pengamatan uji kualitas susu fermentasi meliputi kadar air, uji kadar lemak, uji kadar protein, uji laktosa, uji kadar  keasaman, uji pH, dan total bakteri asam laktat.
a. Uji kadar air (Sudarmadji et al., 1997) pengukuran kadar air pada sampel dilakukan dengan proses pengeringan.
b. Uji kadar lemak (Sudarmadji et al., 1997) pengukuran kadar lemak pada sampel dilakukan dengan menggunakan metode Soxhlet.
c. Uji kadar protein (Sudarmadji et al., 1997) pengukuran kadar protein pada sampel dilakukan dengan menggunakan metode Kjeldahl.
d. Uji laktosa (Nurgayanti, 2012) uji laktosa dilakukan dengan metode Somogyi-Nelson dan Follin Wu.
e. Uji  kadar keasaman (Hadiwiyoto, 1994) Uji keasaman dilakukan dengan menggunakan metode Mann’s acid test.
f. Uji pH (Hadiwiyoto, 1994) Uji pH dilakukan dengan metode potensiometer menggunakan pH meter.
g. Total bakteri asam laktat (Hadiwiyoto, 1994) Perhitungan total bakteriasam laktat menggunakan Total Plate Count (TPC) dengan media MRS.

pengumpulan susu dari peternak yang akan didistribusikan

uji kualistas susu