Kambing Anglo Nubian: Jagoan Kambing Perah dari Afrika

Kambing Anglo Nubian ditinjau dari penampilan dan performans tampaknya merupakan persilangan antara kambing Jamnapari dari India dan kambing Nubian yang berasal dari Afrika. Kambing tersebut merupakan ternak kambing yang besar, mempunyai kaki yang tinggi dengan kulit yang baik dan bulu yang mengkilap. Kambing ini mempunyai telinga yang panjang dan menggantung, profil mukanya konveks (cembung) yang biasa disebut “Roman nose”. 

Bentuk kepala kambing ini secara keseluruhan seperti bentuk kepala unta, dan biasanya tidak bertanduk. Warna bulunya sangat bervariasi. Kambing ini merupakan kambing dual purpose (daging dan susu), produksi susunya tidak sebaik kambing-kambing dari Swiss, tetapi telah terbukti bahwa kambing tersebut paling cocok dikembangkan di daerah tropis. 

Oleh karena itu telah dikembangkan secara meluas untuk grading-up kambing-kambing lokal untuk tujuan produksi daging dan susu di beberapa negara seperti India Barat, Mauritius, Malaysia dan Philipina. Di Trinidad  pada puncak laktasi produksi susunya dapat mencapai 2 – 4 kg per hari dengan rata-rata 1 – 2 kg per hari. 

Di Mauritius Anglo Nubian menghasilkan susu 221 kg dalam periode laktasi 247 hari,  susunya mempunyai kadar lemak yang tinggi, rata-rata 5,6%, sehingga kambing tersebut dijuluki / disebut “Jersey cows in the goat world”.