Kambing Saanen: Siputih Manis dari Swiss Barat

Kambing Saanen asli berasal dari Swiss bagian barat. kambing ini di Amerika disukai bukan karena produksi susunya tinggi, tetapi karena persistensi produksinya yang baik. Warna kambing Saanen pada umumnya putih atau sedikit cream, tetapi yang paling disukai adalah warna putih. tidak boleh ada warna / bercak hitam pada bulunya tetapi boleh ada pada kulitnya saja. Konformasi tubuhnya seperti kambing Toggenburg. Garis profil mukanya lurus atau sedikit cekung, daun telinga berdiri dan mengarah ke depan. Ukuran tinggi gumba dan berat tubuh kambing jantan 35 inchi dan 185 lbs., sedangkan kambing betina tinggi gumba 30 inchi dengan berat badan 135 lbs.

Menurut Peggy (1957) yang disitasi oleh Devendra kambing Saanen telah dimasukkan (introduced) ke Puerto Rico India Barat, Fiji, Ghana, Kenya, Malaysia dan Australia. Di daerah tropis tampaknya kambing Saanen ada tendensi sensitif terhadap radiasi sinar matahari yang kuat, sehingga sebaiknya di daerah tropis kambing ini dipelihara dalam kandang.

Menurut observasi yang dilakukan di Cyprus, dimana kambing ini pertama kali di impor tahun 1949, ternyata kambing ini dapat hidup dengan baik di daerah pegunungan yang dingin. Kambing Saanen sangat populer di India Barat dan produksi susunya selama periode laktasi 250 hari dapat mencapai 800 kg. Di Ghana dan Malaysia kambing ini tidak mampu beraklimatisasi dengan baik.

Telah dilaporkan di Israel (Epstein dan Herzt, 1864) bahwa ternak delapan ekor kambing Saanen dapat hidup dengan baik dengan rata-rata menghasilkan 1,9 cempe tiap kelahiran, yang mana tampak lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang dipelihara di negeri Swiss yang hanya mampu menghasilkan 1,83 ekor per kelahiran. Hal ini tampaknya merupakan refleksi dari keberhasilannya beraklimatisasi di daerah subtropis di Israel. Dari hasil ini dan observasi yang lain disarankan bahwa kambing Saanen lebih cocok di daerah subtropis dan di tempat-tempat lain yang udaranya sejuk dan dibutuhkan kandang untuk menghindarkan kambing dari sengatan matahari.