4 Manajemen Pemeliharaan Babi yang Harus Diperhatikan Peternak

Manajemen pemeliharaan babi adalah suatu industri yang mengatur aspek-aspek biologis yang terjadi pada babi baik mekanisme biologis yang terjadi secara internal maupun eksternal serta interaksinya yang kemudian melalui rekayasa dan input teknologi diarahkan untuk tujuan produksi daging babi. Disamping produk dagingnya, babi juga menghasilkan energi biologis, yang implikasinya dapat menghasilkan energi mekanis berupa gerakan kontraksi dan relaksasi musculus (otot). Mengingat permintaan bahan pangan yang terus meningkat termasuk kebutuhan akan protein hewani khususnya daging, maka dengan praktikum industri ternak potong ini diharapkan praktikan mengetahui berbagai masalah dalam usaha peternakan ternak potong.

gambar 1. foto manajemen pemeliharaan babi
Babi merupakan ternak potong yang sangat efisien dalam pemeliharaannya. Dengan kebutuhan pakan yang seadanya (kualitas rendah) babi masih dapat berkembang dengan sangat baik. Bahkan dengan kualitas pakan yang rendah tersebut, tubuh babi bisa lebih gemuk dari komoditas ternak potong jenis lain, dengan menghasilkan presentase karkas yang lebih besar.

Dalam manajemen pemeliharaan babi hal yang perlu diperhatikan adalah

  • Manajemen seleksi babi, meliputi deteksi estrus, deteksi kebuntingan, deteksi melahirkan, bibit indukan, bakalan dan pejantan. anda bisa melihat artikel manajemen seleksi babi pada artikel ini (Manajemen seleksi babi)
  • Manajemen perawatan, sanitasi dan pencegahan penyakit pada ternak babi, meliputi perawatan anak, indukan dan pejantan, dan penyakit yang sering didapat dipeternakan babi. anda bisa membacanya disini (Manajemen perawatan, sanitasi dan pencegahan penyakit babi)
  • Manajemen pakan babi, meliputi komposisi dan harga pakan untuk masing masing pertumbuhan ternak. anda bisa membacanya disini (manajemen pakan babi)
  • Manajemen Kandang Babi, meliputi macam macam kandang, peralatan dan fungsinya untuk ternak babi. silahkan baca disini (manajemen kandang babi)