Klasifikasi, Asal-usul dan Jenis Bangsa Domba

Domba dianggap berasal dari keturunan jenis liar, seperti mouflon yaitu domba yang berekor pendek. Varietas-varietas yang terdapat di Eropa dan Asia adalah merupakan stok dasar untuk menghasilkan wool, daging, kulti dan susu. Praktek-praktek seleksi tidak hanya menyingkirkan intrinsik. Intrinsik liar serta membiarkan semakin tergantung kepada manusia dalam hal tata laksana dan produksi, tetapi juga ekor domba menjadi lebih panjang. Pada mulanya domba diternakkan bersamaan dengan mulai di ternakkan kambing. Pusat peternakkan domba adalah slepa (lapisan/arab), kemudian berkembang ke Iran, India, Eropa dan Afrika.

Sistematika / Klasifikasi domba  adalah sebagai berikut :
  • Kingdom : Animalia
  • Sub Kingdom : Metazoa
  • Phylum : Chordata
  • Clasis : Mamalia
  • Ordo : Ungulata
  • Sub Ordo : Atiodatyles
  • Familia : Bavidal
  • Sub Familia : Opriae
  • Genus : Ovisarces
  • Species : Oviy musiman, Oviy Orientalis, Oviy Ommon, Ovis Canadenti.

Bangsa Domba

Domba Rambouillet

Merupakan salah satu domba yang berasal dari Prancis. Ciri-ciri dari domba ini adalah berwarna putih, bertanduk, dan menonjol karena woolnya berkualitas tinggi, mudah beradaptasi pada kondisi yang berat serta memiliki ukuran badan paling besar diantara bangsa-bangsa domba berbulu halus. Betina dapat beranak sepanjang tahun.

Domba Dorset

Domba ini berasal dari daerah Dorset, Somerset dan Wiltshire di Inggris. Dorset bermuka putih. Baik strain yang bertanduk maupun yang tidak bertanduk, Tercatat di dalam klub �Continental Daiset�. Bangsa ini sangat subur, beranak lebih awal dan merupakan penghasil susu yang baik. Kedua jenis kelamin dapat beranak sepanjang tahun, Domba jantan paling aktif mengawini pada musim panas sehingga lebih dikenal sebagai penghasil anak dimusim panas pada waktu sebagian besar domba tidak berproduksi.

Domba Merino

Merupakan jenis domba berbulu halus yang berasal dari Merino, Spanyol. Warna karakterstik domba ini adalah putih yang biasanya bertanduk. Masa hidup domba ini cukup panjang dan suka mengelompok. Domba Merino jenis A bulunya sangat keriting, sedangkan jenis B tidak terlalu keriting. Domba Merino Betina dapat beranak sepanjang tahun 

Domba South Down

Merupakan domba tipe pedaging  yang baik dengan ciri-ciri : tubuh pendek, lebar dan dalam, leher agak panjang, kepala besar, terangkat agak tinggi dari badan, telinga besar letaknya horisontal, pada betina tanduk lebih subur, bulu badan, kaki bawah, dan moncong putih. Bagian dalam daun telinga dan keliling mata berwarna kehitam-hitaman

Domba Lincoln

Daerah Lincoln di Inggris merupakan asal dari domba Lincoln. Domba ini tidak terkenal di Amerika Serikat, tetapi banyak digunakan di New Zealand, Australia dan Amerika Selatan. Domba Lincoln tidak bertanduk, mukanya berwarna putih dengan bulu yang menutupii muka dan kakinya.

Domba ekor tipis

Domba ini merupakan domba yang banyak terdapat di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Domba ini termasuk golongan domba kecil, dengan berat potong sekitar 20-30 kg. Warna bulu putih dan biasanya memiliki bercak hitam disekelilingi matanya. Ekornya tidak menunjukan adanya desposisi lemak. Domba jantan memiliki tanduk melingkar, sedangkam yang biasanya tidak bertanduk. Bulunya berupa wool yang kasar.

Domba ekor gemuk

Domba ini berasal dari Indonesia bagian timur (Madura, Sulawesi, Lombok). Domba jantan bertanduk sedangkan yang betina tidak, ekornya panjang, lebar dan mampu menimbun lemak yang banyak sehingga ekornya menjadi besar, tetapi ujung ekornya tipis, karena pada bagian ini tidak terdapat timbunan lemak

Domba Hampshire

Berasal dari Hampshire , Inggris. Bangsa domba ini memiliki telinga dan hidungnya berwarna hitam, tidak berbulu, tidak bertanduk, badan besar, tegap/kuat yang diketahui dari tenaga dan kekuataannya. Domba ini dapat hidup baik di padang rumput, mudah beranak serta anaknya berat dan lincah.