4 Tips Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah

Cara budidaya ikan lele di kolam tanah dengan mudah. Ikan lele merupakan sejenis ikan paling banyak diminati khususnya bagi masyarakat Indonesia. Jadi tak heran bila kita melihat sajian ikan lele di warung makan atau pedagang kaki lima dengan aneka macam olahan masakan ikan lele. Ikan lele memang banyak dikonsumsi masyarakat sebab rasanya yang gurih serta sangat mudah diolah ke dalam berbagai macam masakan. Untuk itulah, banyak para pengusaha ternak yang mencoba usaha budidaya ikan lele di kolam tanah sendiri. 
"Cara budidaya ikan lele di kolam tanah dengan mudah dan tepat. Ada beberapa jenis kolam tanah yang digunakan untuk budidaya ikan bisa dipilih sesuai dengan area budidaya"
Ikan lele merupakan sejenis ikan yang mempunyai daya tahan cukup baik jadi bisa dibudidayakan cukup mudah. Adapun salah satu jenis kolam paling mudah dibuat serta tak membutuhkan modal besar yaitu kolam tanah. Cara budidaya ikan lele di kolam tanah memang lebih banyak disukai, disamping caranya yang mudah juga biaya produksinya memiliki nilai tambah yang tersendiri. Adapun nilai tambah dari cara ternak ikan lele di kolam tanah itu sendiri yaitu lele memperoleh pakan alami.

Proses Pengeringan

Pada pembuatan kolam, umumnya para peternak sendiri membuatnya berbentuk kotak atau persegi panjang. Budidaya ternak ikan lele yang dilakukan pada kolam tanah tak membutuhkan ukuran pasti, dengan begtu Anda dapat menyesuaikan ukurannya dengan area dan kebutuhan. Dalam cara budidaya ikan lele di kolam tanah ini sesudah kolam dibuat, sebaiknya dikeringkan lebih dulu supaya mikroorganisme yang jahat bisa mati. Proses pengeringan dilakukan untuk waktu lebih dari satu minggu. Upayakan sebisa mungkin agar tanah kering terlebih dulu sampai tampak pecah-pecah akibat kurang air.

Pengapuran dan Pemupukan

Usaha budidaya ikan lele di kolam tanah berikutnya yaitu melalui pengapuran. Caranya tebarkan kapur tohor atau dolomit di seluruh bagian permukaan kolam lele yang masih belum diberikan air. Sementara dosis dolomit yang pakai pada cara budidaya ikan lele di kolam tanah ini yaitu 250-750 gram di tiap 1 meter persegi. Sehingga bakteri pathogen yang jahat pada kolam pun akan mati. Disamping itu, cara tersebut pun bisa dijadikan sebagai penyeimbang dari kadar asam di kolam.

Pengaturan Air

Cara budidaya ikan lele di kolam tanah berikutnya yaitu dengan cara pengaturan air pada kolam sesudah kolam siap digunakan. Pada pengisian air tersebut Anda mesti melakukannya dengan bertahap melalui pengisian pertama dengan ketinggian mencapai 30-40 cm. Sesudah diisi air yang sudah ditentukan, biarkan hingga 1 minggu, lalu isi kembali dengan air sampai ketinggiannya mencapai 100-120 cm. 

Tipe Kolam Tanah

Sebenarnya ada beberapa jenis kolam tanah itu sendiri, yakni kolam tanah memakai tanggul tanah, kolam tambah air payau dan juga kolam tanah memakai batu atau tembok. Untuk kolam tanah memakai tanggul tanah umumnya dipakai para petani tradisional. Adapun pembuatan kolam jenis ini tergolong lebih mudah dan murah. Akan tetapi pemeliharaannya membutuhkan ketelatenan sebab tanggul untuk kolam sendiri mudah bocor dan rusak.

Kolam ikan memakai tanggul tembok atau kolam semi intensif tergolong lebih tahan lama. Selain itu, tanggul kolam pun tak akan mudah rusak karena gangguan binatang. Dimana kolam jenis ini dapat digunakan dalam budidaya ikan baik ikan belut atau ikan lele. Sementara untuk tambak dari air payau umumnya dipakai petani ikan di area dekat laut. Tambak berupa kolam dari air tenang yang berukuran lebih besar. Umumnya ukurannya maksimal 1000 m2, sedangkan sumber pengairan dari tambak sendiri asalnya dari air payau.

Baca Juga:

Itulah beberapa tips penting yang perlu diperhatikan dalam cara budidaya ikan lele di kolam tanah dengan mudah dan tepat untuk dilakukan. Anda juga bisa memilih jenis kolam tanah yang digunakan untuk budidaya ikan lele sesuai dengan area budidaya itu sendiri.

Tertarik dengan budidaya lele? Ingin keuntungan menjadi bertambah banyak? Baca Cara Terbaik Budidaya Ternak Lele