6 Proses Penting Dalam Pemberian Pakan Ikan Lele

Pemberian pakan ikan lele dalam budidaya ikan lele merupakan hal yang harus benar-benar diperhatikan. Hal ini juga tentunya sangat menentukan keberhasilan dan kesuksesan dalam budidaya ikan lele itu sendiri. Proses pemberian pakan lele berpengaruh pada tingkat kematian, pertumbuhan yang merata dan juga kualitas air. Ada beberapa tips penting dalam pemberian pakan ikan itu sendiri yang harus dilakukan berikut ini!
"Pakan ikan lele merupakan faktor terpenting yang mempengaruhi kesehatan, kualitas air dan juga tumbuh kembang lele itu sendiri. Pemberian pakan sebaiknya lewat penebaran merata"

1. Pemberian Pakan dengan Terjadwal dan Teratur

Untuk memberikan pakan ikan lele sebaiknya teratur dan terjadwal. Anda harus menentukan kapan waktu pemberian dan juga intensitas pemberian makanan ikan lele ini dalam sehari. Adapun pemberian pakan paling baik minimal 2 kali, seperti misalnya untuk 1 hari dilakukan sebanyak 2 kali pada pagi dan juga sore hari, bisa juga 3 kali pada pagi hari, kemudian siang hari dan juga malam hari. Pemberian pakan sebanyak 3 kali dalam sehari, pada pagi hari bisa dilakukan sekitar jam 8-9, lalu siang hari sekitar jam 1-2 juga di malam hari pada jam 8 sampai jam 9.

2. Menyesuaikan Ukuran Pelet dan Ukuran Lele

Seperti kita ketahui, di pasaran sudah banyak beredar makanan pellet untuk ikan lele dengan ukuran yang bervariasi. Sebaiknya sesuaikan ukuran pellet tersebut di tiap-tiap pertumbuhan ikan, diawali dari pellet yang terkecil lalu bertahap untuk dinaikkan ukurannya hingga menjadi pellet lebih besar. Pakan ikan lele untuk pellet yang ukurannya terlalu besar bisa menyulitkan lele saat makan.

3. Basahi Pelet Sampai Mengembang

Lele merupakan jenis ikan paling doyan makan dan rakus. Agar menghindari banyaknya makanan ke perutnya, sebaiknya lembabkan makanan pelet ikan lele ini dengan dibasahi air hingga merata lalu biarkan hingga beberapa menit supaya volume dari pelet mengembang. Sebab biasanya ikan ini akan makan pelet dengan jumlah lebih banyak jika pelet dalam kondisi ditebar kering daripada pelet dibasahi menggunakan air sebelumnya.

4. Menambahkan Probiotik dan Vitamin

Selain pakan ikan lele dibasahi, sebaiknya pakan ikan dicampurkan juga memakai vitamin dan probiotik. Biasanya kita bisa membeli vitamin dan probiotik dalam 1 paket botol yang bisa dibeli di toko pakan ikan. Disamping baik untuk ikan, probiotik pun bisa mempertahankan kualitas air serta menguraikan semua sisa dari bahan organic pada kolam, dengan begitu tak mengganggu kesehatan dari ikan lele. 

5. Pemberian Makan Seperlunya

Pemberian pakan ikan lele juga dilakukan lewat penebaran yang berangsur-angsur, usahakan untuk tidak melempar langsung pada kolam. Jika sekiranya ikan tampak sudah tak lagi nafsu untuk mengejar makanan, maka sebaiknya penebaran pakan dihentikan segera. Hal tersebut dilakukan agar menghindari pelet yang tersisa banyak dan akan tenggelam pada dasar kolam sehingga bisa mempengaruhi kualitas dari air kolam. Apalagi pemberian tambahan pakan sendiri bersifat langsung tenggelam pada dasar kolam sama halnya dengan keong dan bekicot.

Baca Juga:

6. Penebaran Dengan Merata

Saat penebaran pakan ternak khususnya ikan sebaiknya ditebarkan secara merata, khususnya pada kolam yang memiliki tingkat kepadatan yang tinggi. Adapun tingkat kepadatan kolam tinggi ini tentunya menyulitkan ikan untuk bergerak dalam mencapai pakan, melalui proses penebaran secara merata ini diharapkan agar semua ikan pun memperoleh jatah makannya.  Proses penebaran tidak merata justru bisa mengakibatkan banyaknya jumlah ikan lele dengan ukuran yang terlampau berbeda.

Tahapan-tahapan cara pemberian pakan ikan lele di atas tentu harus dilakukan dengan konsisten. Selain itu, pastikan pula Anda untuk menghindari pemberian tambahan pakan lele yang mentah karena bisa mempengaruhi tabiat ikan menjadi lebih ganas.

Tertarik dengan budidaya lele? Ingin keuntungan menjadi bertambah banyak? Baca Cara Terbaik Budidaya Ternak Lele