Cara Potong Sapi dan Hewan Qurban Lainnya yang Benar Sesuai Ajaran Islam

Tahukah Anda bagaimana cara potong sapi dan hewan qurban? Bagi Anda yang belum mengetahuinya, Anda dapat membaca pembahasannya berikut ini. Indonesia merupakan salah satu negara yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Di setiap tahunnya selalu ada perayaan hari-hari besar, salah satunya adalah Hari Raya Qurban. Pada hari raya tersebut, banyak umat Muslim yang menyembelih hewan qurban. Hal ini memang sebuah kewajiban bagi orang-orang tertentu sehingga setiap tahunnya selalu ada orang yang berqurban. Jika Anda ingin tahu bagaimana cara potong sapi yg benar, simak uraian berikut.

Ini Dia Cara Memotong Sapi atau Hewan Qurban Lainnya

Menyembelih hewan qurban tentu tidak boleh dilakukan secara asal, ada cara-cara yang harus diikuti. Caranya yaitu dengan membaringkan hewan qurban, baik itu sapi atau jenis hewan lain. Namun di Indonesia, hewan yang banyak dijadikan hewan qurban yaitu sapi dan juga kambing. Cara potong sapi dan hewan qurban selalu diawali dengan merobohkan hewan tersebut. Mungkin tidak terlalu sulit untuk penyembelihan kambing, namun untuk sapi cara merobohkannya cukup sulit dilakukan. Dalam hal ini, Anda harus merobohkannya dengan teknik yang tepat agar sapi dapat segera roboh tanpa melakukan penyiksaan.

Sekalipun sapi akan disembelih, tidak dibenarkan untuk menyiksa sapi hanya agar sapi tersebut roboh. Jika sapi berukuran besar, maka cara merobohkan sapi untuk disembelih yaitu dengan memanfaatkan tali-tali dan tenaga ahli. Bagi para penjagal sapi, merobohkan hewan berbadan besar tersebut tentu bukan hal yang sulit dilakukan. Setelah sapi terbaring, Anda dapat menyembelih sapi tersebut. Cara potong sapi dan hewan qurban yaitu memotong 4 saluran yang ada pada lehernya. Antara lain yaitu Hulqum atau tenggorokkan, Mari� atau kerongkongan, Wadaj atau nadi leher kanan dan Wada atau nadi leher kiri. 

Jika unta yang disembelih, maka cara penyembelihannya yaitu dengan menusuk dan merobek Labbah. Labbah adalah cekung pangkal yang ada di leher unta, penyembelihan ini disebut dengan Nahr. Cara penyembelihan ini hanya dilakukan untuk unta yang sedang berdiri, bukan untuk sapi atau hewan qurban lain. Penyembelihan hewan memang harus dilakukan dengan cara potong sapi dan hewan qurban yang tepat. Namun pernah ada kasus pada jaman Rasulullah SAW dimana ada unta yang akan disembelih lari. Sementara saat itu tidak ada kuda untuk mengejarnya, lalu dipanahlah unta tersebut hingga mati.

Unta yang dibunuh dengan cara dilukai dari jarak jauh tersebut diperbolehkan oleh Rasulullah SAW. Berbeda memang caranya dengan cara potong sapi dan hewan qurban, namun tidak diharamkan. Hal tersebut diperbolehkan atau bahkan disarankan karena ada beberapa hewan yang memiliki sifat liar. Cara tersebut hanya diperbolehkan untuk hewan-hewan dengan sifat liar tersebut. Untuk penyembelihan hewan kambing sendiri tentu jauh lebih mudah untuk dilakukan karena ukuran badannya tidak terlalu besar. Anda tidak perlu melakukan teknik jagal sapi jika hewan yang akan disembelih adalah hewan kambing.

Selain teknik penyembelihan, ada hal penting lainnya yang harus Anda ingat dalam penyembelihan hewan qurban. Hal penting tersebut yaitu penyembelih, ada syarat khusus untuk menjadi penyembelih hewan qurban. Syarat-syaratnya yaitu orang tersebut harus Aqil atau berakhlak dan Mumayyiz atau dapat membedakan. Orang-orang yang mabuk, gila atau anak kecil atau orang tua yang tidak dapat membedakan tidak sah hukumnya jika menyembelih hewan qurban. Hewan yang disembelih orang-orang tersebut diharamkan untuk dimakan. Cara potong sapi dan hewan qurban memang tidak boleh asal agar penyembelihan sah dan dagingnya halal untuk dimakan.