Ayam Jawa Super (Joper) Itu Bukan Ayam Kampung !!! Ini Alasannya

Saat ini perbincangan peternak ayam semakin seru dengan kehadiran ayam Joper atau ayam Jawa super di dunia peternakan ayam. Ayam Joper ini diyakini sebagai ayak kampung super yang memiliki kualitas dan sekian banyak kelebihan dibandingkan dengan ayam kampung biasa. Kelebihan tersebut misalnya, waktu panen yang relatif lebih cepat, rasa daging lebih gurih dan enak daripada ayam broiler atau pedaging biasa, harga lebih mahal, lebih tahan penyakit dan kualitas daging yang lebih bergizi. Namun tahukan Anda, jika Ayam Jawa Super (Joper) bukan ayam kampung?  

Sebagian besar masyarakat masih keliru karena menganggap bahwa Ayam Jowo Super (Joper) adalah ayam kampung. Padahal nyatanya tidak. Ayam jawa super / Joper adalah hasil persilangan antara ayam jawa atau ayam kampung dengan betina ayam petelur. Ada juga yang menyilangkan antara ayam jantan Bangkok Vietnam yang memiliki genetik besar dan tinggi dengan betina petelur.  Dari runtutan asalnya tersebut sudah jelas bahwa Ayam Jawa Super (Joper) bukan ayam kampung. 

Indukan yang digunakan untuk menghasilkan jawa super atau Joper memang jenis ayam jawa dengan kualitas yang unggul. Namun jenis ayam jawa atau ayam Bangkok sendiri bisa jadi bukan berasal dari Indonesia. Seperti halnya ayam kampung tulen. Ayam Jawa yang digunakan adalah jenis ayam Bangkok yang telah mengalami pemuliaan. Sedangkan bibit betinanya berasal dari ayam ras petelur biasa. Sehingga Joper bukan ayam kampung murni. 

Merujuk pada Peraturan Pemerintah No 48 Tahun 2011 pasal 44, Para peternak atau perusahaan peternakan yang melakukan usaha pembibitan ternak wajib memiliki ijin usaha pembibitan dari pemerintah daerah kabupaten/kota. Hal ini juga berlaku bagi para peternak yang melakukan pembibitan ayam jawa super/ Joper. Selain itu, bibit yang diedarkan pun wajib memiliki sertifikat layak benih atau memuat keterangan silsilah dan ciri-ciri keunggulannya termasuk ayam jawa super (Joper) bukan ayam kampung tersebut. 

Peredaran benih atau bibit yang tidak menyertakan sertifikat layak benih atau keterangan pemenuhan persyaratan minimal benih akan dikenakan sanksi administrative berupa peringatan, penghentian sementara atau pencabutan ijin usaha. Maka, usaha pembibitan atau penyilangan ternak termasuk ayam harus dilakukan sesuai dengan peraturan dan dalam pengawasan pemerintah. Termasuk dalam hal ini pembibitan ayam jawa super (Joper) bukan ayam kampung tersebut. 

Masyarakat, baik konsumen maupun peternak juga harus memahami bahwa ayam Joper bukanlah ayam kampung dan sebaiknya tidak menyebut ayam Joper sebagai ayam kampung super. Akan lebih baik, apabila hasil penyilangan ayam jawa dan ayam ras petelur tersebut didaftarkan dan dilakukan penelitian yang seksama sesuai dengan mematuhi peraturan. Sehingga ayam Joper bisa menjadi salah satu ayam introduksi hasil penyilangan yang legal dan diakui keunggulannya sebagai jenis ayam berkualitas karya Indonesia.

Mungkin anda tertarik dengan

Jika hal ini tidak dilakukan terhadap ayam jawa super (Joper) bukan ayam kampung tersebut, maka pemerintah maupun masyarakat luas akan mengalami kesulitan. Peraturan tersebut misalnya pertama untuk melindungi jenis ayam kampung asli dan ayam jawa asli yang secara genetic akan semakin langka. Kedua, untuk menanggulangi ancaman penyakit yang mungkin timbul akibat penyilangan jenis ayam. Ketiga, adanya resiko-resiko lain menyangkut hak kekayaan intelektual terhadap jenis hewan hasil pemuliaan.

Untuk kebaikan bersama, baik konsumen, peternak, pembibit, maupun pemerintah, pengaturan terhadap usaha-usaha pembibitan dan pengedaran ternak termasuk ayam jawa super (Joper) bukan ayam kampung harus dilakukan. Dengan demikian, keamanan dan jaminan berusaha, keamanan dan perlindungan konsumen bisa diusahakan dan dioptimalkan. Pada akhirnya, baik peternak, pemerintah maupun konsumen akan mendapatkan manfaat bersama.

3 komentar :

bustomi

iya nih, jangan disilang silangkan ayam kampung dengan ayam broiler. bikin masyarakat bingung aja.

andri faisal

Haru jujur kalau mau berdagang jangan silangkan ayam ras dengan buras. mendingan silangin sesama buras unggul seperti pelung, kedu, dan lain-lain

Sholeh Boy

Harus ada sosialisasi dri pemerintah tentang peraturan ini